π¦ Kelebihan Dan Kekurangan Proton Exora
Untuklebih jelasnya, kelebihan dan kekurangan mobil ertiga. Nissan Evalia Nissan Evalia adalah yang berkapasitas maksimal delapan orang. Harga berkisar Rp 160.000.000 sampai Rp 210.000.000. Toyota dan Suzuki tapi Proton Exora layak diperhitungkan sebagai mobil keluarga murah, irit dan nyaman. Harga Rp 186.000.000 hingga Rp 250.000.000
EnjinCampro DOHC asas dikeluarkan dalam 2 sesaran enjin iaitu 1.6L (S4PH) dan 1.3L (S4PE). Semasa peringkat pembangunannya, enjin ini dipasang pada Proton Waja yang digunakan khas untuk ujian jalan raya. Enjin ini mula digunakan pada Proton Gen-2.Walaupun enjin tersebut kelihatan berkuasa pada kelajuan enjin tinggi, namun pengguna awal Gen-2 mengalami
Sayangnyatanpa headrest, mungkin dimaksudnkan agar si bangku bisa dilipat rata ya. Namun demikian kelebihan Grand Livina memang ada pada bantingannya yang bisa dikatakan sangat halus dan nyaman apalagi kalau jalanan aspal halus, seperti melayang. Satu hal positif yang tetap dipertahankan oleh Nissan.
Iniialah tulisan bagus menjelaskan beberapa hal perlu tentang Mobil Proton Exora Bold dan Prime di Indonesia. engkau teliti menyimak tulisan ini akan membuat pemahaman besar dalam hal apa engkau berpandangan mengenai Mobil Proton Exora Bold dan Prime di Indonesia. Continue reading β
8Kelemahan Mobil Proton Exora General Tips Mobil Proton Exora Brand-nya Kurang Akrab di Warga Kota KecilKekurangan Proton Exora Menjadikan Kurang Layak Dibeli. Material Interior Mobil Proton Exora Dikuasai Plastik, Terlampau SimpelKekurangan Proton Exora Menjadikan Kurang Layak Dibeli.
Artikelini telah tayang di judul "Vivo Y20 (2021) Resmi Meluncur dengan Helio P35" Tags . Harga HP Terbaru 2020 Vivo Y20s ViVo Y20 (2021) Harga ViVo Y20 (2021) Sumber: Kompas.com. Mobil Proton Exora Star Executive 1.5 Manual 2009 Bekas Terawat Surat Lengkap - Tangerang Selatan 17 jam lalu - Banten.
Pertama kali mobil asal Malaysia itu masuk ke Tanah Air di Agustus 2009 yang langsung mendapat perhatian dari konsumennya. Exora dianggap alternatif yang menarik untuk sebuah mobil keluarga dengan harga setara LMPV namun kenyamanan dan fitur bersaing dengan medium MPV.
PERINGATAN Jangan hanya beritahu kelemahan anda. Tidak salah berlaku jujur tapi haruslah disokong dengan kelebihan anda. APA YANG ANDA PERLU JAWAB: Nama lain: Proton Exora Star (Indonesia), Exora Turbo (Thailand) Based model: - Nama: Proton Inspira. Tahun mula dikeluarkan: 2010;
BanyumasToko Sukses Perabotan RT dan Elektronik. 4.5 Terjual 3. setrika niko . Rp61.000. Kab. Pati alfa_berkah. 5.0 Terjual 11. SETRIKA LISTRIK NIKO NK 333S GOSOKAN BAJU. Rp75.000. Harga: SETERIKA / SETRIKA NIKO Murah Bagus Berkualitas NK-333SRp72.000: Harga: setrika niko iron nk 333s alat gosokRp64.900: Harga: Setrika / Setrikaan Niko NK.
6R3ucn. Review Spesifikasi Proton Exora β Kehadiran merk Proton di Indonesia memang sangat patut di apresiasi. Salah satunya adalah Proton Exora yang turut meramaikan segmen low MPV yang banyak diisi oleh pemain asal Jepang. Hadirnya Proton Exora digadang-gadang sebagai alternatif bagi calon konsumen yang tidak menyukai body tinggi Toyota Innova, limbungnya Toyota Avanza, kecilnya Nissan Grand Livina dengan budget pas-pasan di bawah 250 jutaan. Proton Exora pertama kali melebarkan langkahnya di pasar lokal pada Juli 2009 melalui varian Executive dengan pilihan transmisi matic dan manual serta varian Supreme yang hanya bertransmisi otomatis. Ketiganya sama-sama mengusung mesin Campro CPS berkapasitas liter Selanjutnya, Proton Edar Indonesia PEI turut melengkapi lininya melalui tambahan varian Exora Star. Awalnya hanya hadir dengan transmisi manual dan akhirnya turut ditambahkan varian Exora Star Matic di tahun 2012. Tepat di tahun 2013, PEI kembali menghadirkan varian baru, yakni Exora Bold dan juga Exora Prime, dengan menggunakan mesin turbo yang disebut oleh Proton sebagai teknologi Charged Fuel Eficiency CFE dan ditunjang oleh transmisi CVT 6 percepatan. Sementara itu, penjualan dari Exora Executive dan Exora Supreme dihentikan, sehingga di lini bermesin Campro hanyalah Exora Star saja yang tersisa. Di penghujung tahun yang sama, Proton melakukan minor facelift untuk setiap varian Exora. Terakhir, Proton kembali menghadirkan varian barunya yakni Proton Exora Star FLX, dengan pilihan transmisi manual dan matic 4 percepatan dengan beberapa perbaikan dari Exora Star sebelumnya. Untuk penjelasan mengenai perbedaan setiap varian Exora secara detail akan Jaldayat sediakan lain kali. Dengan bermain di segmen MPV kelas menengah, sebenarnya Proton Exora layak dijadikan rival terdekat dari Toyota Kijang Innova. Hanya saja, mesin yang diusungnya terlalu kecil. Otomatis, ia menduduki segmen low MPV yang diisi oleh Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Nissan Grand Livina, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan juga Chevrolet Spin. Dari data yang ada, penjualan Proton Exora mengalami penurunan akhir-akhir ini, karena daya minat konsumen akan mobil ini terus berkurang karena banyak yang lebih memilih merk lain. Baca juga Panduan Beli Exora Bekas Review Spesifikasi Proton ExoraReview Spesifikasi Proton Exora EksteriorReview Spesifikasi Proton Exora InteriorReview Spesifikasi Proton Exora Performa MesinReview Spesifikasi Proton Exora Impresi dan HandlingSpesifikasi Proton ExoraKelebihan dan Kekurangan Proton ExoraKeunggulan Proton ExoraKelemahan Proton Exora Review Spesifikasi Proton Exora Berikut beberapa informasi penting mengenai Review Spesifikasi Proton Exora di Indonesia yang beredar sejak tahun 2009 hingga 2015. Review Spesifikasi Proton Exora Eksterior Pada sisi luarnya, Proton memiliki dimensi yang cukup ideal untuk sebuah minivan, yakni dengan panjang sekitar mm, lebar mm dan tingginya mm. Terlihat lebih memiliki panjang seperti Grand Livina namun sedikit lebih tinggi dan sedikit lebih pendek dari Avanza. Dilihat sekilas, isyarat design body yang dibawanya hampir mirip dengan Mitsubishi Grandis yang merupakan mobil mewah yang berada dalam segmen MPV kelas atas. Untuk bagian depan, desain mobil 7 seater asal Negeri Jiran ini menggunakan garis tajam pada bagian bonnet mengikuti potongan headlamp ke arah belakang menuju spion. Ciri khas utamanya ada pada desain grill yang berbentuk semi V dengan tambahan logo Proton di tengahnya. Di bagian paling bawah, Proton turut mengikutsertakan sepasang foglamp sebagai pencahayaan bantuan guna menembus kabut. Tersedia untuk varian Exora Executive dan Exora Supreme, terkecuali Exora Star dengan alasan pemangkasan fitur demi menekan harga jual. Berikut adalah contoh bagian depan dari Proton Exora sebelum facelift. Eksterior Proton Exora Prefacelift Tampak Depan Sedangkan pada foto di bawah ini adalah contoh bagian depan dari Exora facelift. Perbedaan yang terlihat cukup banyak. Antara lain model grill baru, aksen hitam di sekitar lampu utama, desain bumper yang lebih stylish yang kental akan nuansa sporty serta foglamp yang dijadikan sebagai perlengkapan utama hingga ke varian terendah yaitu Exora Star FLX. Eksterior Proton Exora Facelift Tampak Depan Beralih ke area samping, tampak dengan jelas desain keseluruhan dari body MPV asal Malaysia ini. Walaupun mengikuti desainnya mengikuti desain dari Mitsubishi Grandis, namun potongan body di bagian belakangnya tampak lebih kalem dan elegan. Penggunaan pintu tengah yang tergolong besar juga cukup membantu untuk akses keluar masuk penumpang baris ketiga. Eksterior Proton Exora Prefacelift Tampak Samping Untuk bagian samping Exora facelift, tidak ada perubahan besar yang terlihat kasat mata kecuali pada model velg yang digunakan. Pergantian model velg memang lazim digunakan setiap produsen mobil ketika melakukan facelift agar produk barunya lebih enak dipandang. Untuk sideskirt seperti foto di bawah, hanya ada pada varian Bold dan Prime saja. Eksterior Proton Exora Facelift Tampak Samping Saatnya beranjak ke arah belakang. disini Anda dapat melihat secara gamblang penggunaan lampu belakang memanjang dari atas ke bawah, mirip Grandis atau bahkan mirip dengan Honda Stream. Namun sayang, bingkai kaca yang disediakan terasa terlalu kecil untuk sebuah minivan walaupun dimensinya tidak terlalu tinggi. Eksterior Proton Exora Prefacelift Tampak Belakang Perubahan area belakang juga tampak pada Exora facelift. Perubahan terbesar yakni ada pada desain lampu belakang yang awalnya megadopsi skema warna merah dan putih menjadi mika bening. Tampak sangat mewah sekaligus agresif. Eksterior Proton Exora Facelift Tampak Belakang Review Spesifikasi Proton Exora Interior Bermain di dalam segmen medium MPV, untungnya Proton Exora dibekali beberapa fitur kabin yang cukup mumpuni. Mulai dari dimensi kabin, pengaturan kursi fleksibel, kompartemen penyimpanan, jumlah cupholder dan beberapa fitur penting lain. Salah satunya adalah airbag yang hadir pada semua tipe Exora produksi awal. Namun sayang, ketika Exora Star hadir, fitur airbag dan tombol audio steering dihilangkan guna memangkas harga jual. Untuk skema warna yang digunakan pada model produksi awal ini berupa abu-abu cerah. Interior Proton Exora Prefacelift Tampak Dashboard Untuk versi facelift, terdapat beberapa peningkatan fitur walaupun tidak banyak. Bentuk dashboard masih mempertahankan seperti model lama. Warna dirubah menjadi lebih gelap. Sehingga aura sportynya lebih keluar. Tapi, kualitas material kabin masih menggunakan plastik keras yang akan menimbulkan bunyi gesekan seiring berjalannya waktu. Apalagi jika mobil sering melewati permukaan jalan keriting. Interior Proton Exora Facelift Tampak Dashboard Secara keseluruhan, dibalik kualitasnya yang bisa dikatakan pas-pasan, kabin Proton Exora terasa cukup nyaman. Bentuk jok mengikuti kontur tubuh orang Asia sehingga mampu mencengkram penumpang dengan baik. Kabin baris pertama dan kedua memiliki ruang yang lebih dari cukup untuk kaki dan kepala. Kecuali untuk baris ketiga yang hanya cocok diisi oleh anak kecil saja. Meskipun pintunya belum menganut model geser, namun akses keluar masuk penumpang baris ketiga tergolong mudah karena pintu Proton Exora dapat dibuka sangat lebar. Interior Kabin Penumpang Proton Exora Review Spesifikasi Proton Exora Performa Mesin Ketika awal dikenalkan, Proton Exora hanya hadir dengan pilihan mesin tunggal yakni Campro dengan teknologi Cam Profile Switching CPS, berkapasitas liter yang dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan. Tenaga maksimum yang mampu dihasilkan oleh mesin ini berada di angka 125 HP pada putaran RPM bersamaan dengan torsi puncak sebesar 150 Nm pada putaran RPM. Mesin ini hadir pada semua varian Proton Exora kecuali Exora Bold dan Exora Prime. Foto Mesin Proton Exora CPS Dengan berbagai tuntutan konsumen pasar Malaysia dan Indonesia yang memiliki karakter mengemudi yang sama dikarenakan kondisi geografis kedua negara yang banyak perbukitan, akhirnya Proton mengumumkan penggunaan jenis mesin baru. Meskipun bukan sepenuhnya baru karena masih menggunakan basis mesin Campro dengan penambahan turbo, tapi tenaga dan torsinya bisa dikatakan cukup lumayan. Tenaga maksimum dari mesin adalah 138 HP pada putaran RPM dengan torsi puncak sebesar 205 Nm pada RPM. Sayangnya, mesin ini hanya digunakan pada Exora Bold dan Exora Prime yang hanya dikawinkan dengan transmisi CVT tanpa adanya pilihan transmisi manual. Transmisi CVT Exora ini banyak dikeluhkan oleh konsumen karena seringkali terasa seperti ngorok ketika mobil berakselerasi alias kurang responsif. Foto Mesin Proton Exora CFE Turbo Review Spesifikasi Proton Exora Impresi dan Handling Adanya kedua pilihan mesin pastinya ikut berpengaruh ke impresi yang hadir. Meski kedua mesin sama-sama mengusung layout FF alias bermesin di depan dengan sistem penggerak roda depan, varian mesin turbo jauh lebih fun to drive. Hal ini dikarenakan torsi puncak dari mesin ini lebih mudah diraih, yakni di RPM, bandingkan dengan mesin Campro CPS biasa yang berada pada putaran RPM. Mesin turbo ini juga minim turbo lag berkat boostnya berada di tekanan sehingga cukup mudah digunakan di kondisi stop and go. Handling yang ditawarkan Proton Exora juga terbilang bagus. Baik itu pada varian bermesin Campro ataupun CFS. Walau sesekali gejala understeer dan body roll akan terasa ketika menikung cepat. Namun dalam hal ini, Proton unggul dan jauh lebih baik daripada Toyota Avanza ataupun Innova karena adanya perbedaan pada jenis sasis. Untuk sistem penggeremannya, Proton Exora dibekali oleh cakram berventilasi di bagian depan dengan dukungan ABS dan EBD serta solid disk di belakang. Sementara tipe selain Exora Bold dan Exora Prime, rem belakangnya masih menggunakan tromol. Spesifikasi Proton Exora Mesin Campro CPS liter dan CFE liter. Konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup DOHC Tenaga 125 HP RPM CPS ; 138 HP RPM CFE. Torsi 150 Nm RPM CPS ; 205 Nm RPM CFE. Bore x stroke sama-sama 76 mm x 88 mm Rasio kompresi 101 CPS ; CFE. Konsumsi BBM 8-11 km/L dalam kota ; 12-16 km/L luar kota. Transmisi Manual 5 percepatan ; Matic 4 percepatan ; CVT 6 percepatan Bold dan Prime Suspensi Depan MacPherson Strut, belakang Torsion Beam. Rival Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Nissan Grand Livina, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan juga Chevrolet Spin. Tahun Penjualan 2009 β 2015. Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Proton Exora di Indonesia yang dijual dari tahun 2009 hingga 2015. Keunggulan Proton Exora Kabin lapang. Bagasi luas dan fleksibel. Ukuran body tidak terlalu bongsor. Fitur lumayan lengkap. Tenaga mesin CFE cukup besar. Repon CVT halus. Bantingan suspensi empuk. Banyak sparepart yang dapat disubstitusi dengan Mitsubishi dan Hyundai. Kelemahan Proton Exora Harga jual kembali. Jaringan servis masih minim. Sparepart masih langka di beberapa ibukota. Ruang kaki dan ruang kepala untuk baris ketiga sempit. Peredaman kabin kurang senyap. Understeer dan body roll terasa saat menikung tajam. Transmisi CVT terdengar ngorok ketika akselerasi. Kualitas plastik dalam kabin kurang bagus. Demikian beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Proton Exora di Indonesia yang dijual dari tahun 2009 hingga 2015. Intinya, Proton Exora cukup layak dipinang khususnya untuk varian yang memiliki turbo. Selain bertenaga dengan torsi yang cukup besar, varian ini cukup nyaman digunakan sebagai tunggangan Anda dan keluarga. Baca juga Rekomendasi MPV Bekas Terlaris di Indonesia
Nama Proton sempat naik daun pada dekade awal 2000-an sebagai pabrikan mobil alternatif Jepang, di bawah naungan PT Proton Edar Indonesia. Salah satu produk Proton yang cukup menyita perhatian ialah Proton Exora. MPV medium ini diklaim memiliki kenyamanan tak kalah dengan Toyota Kijang Innova. Ukurannya lumayan besar sehingga membuat kabinnya juga cukup lega. Kabinnya juga cukup kedap untuk ukuran mobil Asia. Desainnya lebih kalem dan cenderung main aman supaya sesuai selera kebanyakan konsumen MPV di Indonesia dan Malaysia. Kini harga bekas Proton Exora cukup terjangkau, paling mahal di kisaran Rp80 jutaan. Cukup disayangkan karena Proton telah hengkang dari Indonesia sehingga ketersediaan sparepart dan layanan purna jual sedikit sulit. Meskipun punya built quality yang baik dan harga yang murah, Proton Exora ini kurang layak dimiliki. Berikut ini alasannya!P Proton Exora Mereknya Kurang Familiar di Masyarakat Kota Kecil Brand Proton sebenarnya termasuk pabrikan otomotif yang besar di Malaysia. Namun, kiprahnya tak terlalu sukses di Indonesia. Bila dibandingkan dengan Wuling, Proton tak terlalu familiar bagi masyarakat Indonesia terutama di kota kecil. Sepeninggal merek Proton di tahun 2014, satu persatu jaringan bengkel resmi tutup hingga akhirnya makin sulit mencari bengkel spesialis. Mau tak mau, kita jadi harus beli sparepart secara online atau gabung ke komunitas yang biasanya memiliki bengkel rekomendasi untuk menangani Proton. Bicara soal aftersales ini umum terjadi dan dialami pemilik mobil Proton dari berbagai model yang dijual di Indonesia. Kondisi ini sudah terjadi sejak 2009, ketika Proton Edar Indonesia masih ada dan tidak terlayani dengan baik oleh customer service Proton. "Sparepart lumayan susah didapat. Pada 2009 kalau tidak salah saya pernah kesulitan mencari kampas rem; karena barang kosong dan harus menunggu sekitar 2 s/d 3 minggu. Karena item tersebut benar-benar harus diganti - terpaksa dibikin workaround, bengkel menggunakan ulang kampas rem bekas yang masih belum habis yang kebetulan ada di sana," tulis Andre Yoke, pengguna Proton Gen2 sebagaimana dikutip dari Quora. Performa Mesin Proton Exora Sedikit Underpowered Kelemahan lain yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli Proton Exora ialah soal performa mesin yang tidak istimewa, bahkan biasa saja. Kondisinya sedikit kontras dengan handling sporty dan presisi dari setirnya. Sebenarnya, kasus mesin yang dibilang underpowered alias kurang nendang tenaganya juga dialami oleh Kijang Innova bensin pada generasi pertama. "Kasusnya sama dengan Innova bensin, dimana mesinnya keberatan menarik bodi mobilnya. Tarikan terasa berat di putaran bawah dengan isi mobil penuh yang saya coba versi M/T dengan konsumsi BBM sama seperti Innova 2013 yaitu 17β8 dalam kota on Pertamax 92," beber Pinesthi Mukti Rizky Wibowo, selaku pengguna Proton Exora pada forum Quora. Sebagai informasi, Proton Exora menggunakan mesin CamPro CPS 4 silinder segaris 16 katup DOHC berkapasitas cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 127 Ps pada putaran mesin rpm dan torsi maksimum sebesar 150 Nm pada putaran mesin rpm. Mesin Exora konon memakai teknologi yang diadopsi dari brand Mitsubishi. Dengan tenaga segitu, mesinnya harus menggerakkan mobil dengan berat kosong kg. Ini membuat output tenaganya terasa kurang responsif meskipun sebenarnya angka di atas 120 ps sudah proporsional. Material Interior Proton Exora Didominasi Plastik, Terlalu Sederhana Proton Exora hadir untuk melawan dominasi Kijang Innova, hanya saja modal yang dimiliki kurang istimewa kalau melihat material yang digunakan. Interiornya tak memiliki panel soft touch, dan nyaris seluruhnya berbahan plastik. Generasi awal Exora menggunakan dashboard dan door trim dengan warna abu-abu dan bahan plastik keras. Bahan doortrim seperti door handle dan grip dari hard plastic. Material seperti ini membuat interiornya jadi terkesan murahan. Setelah pemakaian sekian tahun lamanya, klipnya bisa getas, dan kalau sudah begini maka getarannya akan sedikit mengganggu. Menurut Pinesthi, kualitas material dashboard Exora mungkin bisa dibandingkan atau sama dengan Calya/Sigra dari kualitas dan bahan material. Beberapa Penyakit Khas Proton Exora, Harus Diwaspadai Namanya mobil bekas, apalagi sudah berumur di atas 10 tahun maka akan muncul beberapa kerusakan atau permasalahan teknis. Berikut ini beberapa penyakit khas yang sering muncul di Proton Exora. Dinamo wiper kerap mati kena hujan Penyakit yang satu ini disebabkan karena air hujan yang melewati kaca depan akan turun ke bagian bawah kaca yang disana terdapat dinamo penggerak wiper. Akibat kesalahan desain pembuangan air hujan membuat dinamo tersebut kerap bermasalah karena terkena air. Untungnya, hal itu dapat diatasi dengan mengganti dinamo wiper milik Suzuki Carry, Toyota Kijang atau Isuzu Panther. Motor fan radiator kerap bermasalah Penyakit lainnya yang sering muncul pada Proton Exora yaitu pada motor fan untuk kipas radiator. Kipas tetap berputar saat mesin sudah mati yang menandakan suhu mesin terlalu tinggi. Padahal kondisi mesin tidak mengalami overheat. Penyebabnya bisa karena relay-nya yang lengket, motor fan sudah lemah atau kabelnya yang sedikit bermasalah. Oil Cooler Bocor Mobil ini telah dilengkapi oil cooler seperti pada mobil-mobil eropa. Fungsi komponen ini untuk menjaga agar temperatur oli tidak terlalu tinggi, namun terkadang oil cooler bocor sehingga ada tetesan oli.
Pada tahun 2009, wabak MPV telah melanda Malaysia secara tiba-tiba. Ketika itu, dua pengeluar kereta domestik Malaysia turut terjebak dalam wabak tersebut lalu mengeluarkan 2 model iaitu Proton Exora dan Perodua Alza. 11 tahun kemudian, wabak yang lain pula muncul tetapi Proton Exora dan Perodua Alza masih berada dalam pasaran automotif. Lebih menarik lagi, kedua-duanya menerima nafas baharu dengan sedikit kemas kini baru tanpa sebarang tanda-tanda kedua-dua model akan digugurkan. Kali ini, fokus utama akan diberikan pada Proton Exora iaitu MPV segmen C paling laris di Malaysia. Kelebihan Nilai jualan unik bagi Proton Exora sudah tentulah ruangnya yang luas dan praktikal. Aspek ini yang telah melariskan jualan Proton Exora dan pelaris tersebut kekal sehingga kini. Tiada pengurangan ruang dalam sebarang kemaskini Proton Exora, sesuai dengan jangkaan pembeli. Ruang penyimpan barang juga agak besar dan banyak. Kami mengira ada 10 ruang peletak cawan dalam Proton Exora beserta dengan penyangkut teh tarik. Sentuhan yang baik untuk sebuah model citra tempatan. Sebagai sebuah MPV segmen C, ruang kargo belakang pada Proton Exora sudah tentu luas. Untuk rujukan, ruang kargo Proton Exora adalah sebanyak 132 liter. Tempat duduk baris ketiga boleh dilipat untuk memberikan anda lebih ruang. Ruang untuk tempat duduk baris ketiga tidak sesuai untuk orang dewasa dalam perjalanan jauh tetapi lebih sesuai untuk kanak-kanak. Barisan belakang mempunyai penyaman udara untuk memberikan lebih keselesaan dalam perjalanan jarak jauh. Seperti model Proton yang lain, Proton Exora juga mempunyai keselesaan dan kendalian pemanduan yang bagus apatah lagi untuk sebuah SUV bersaiz besar. Darjah penglihatan pada Proton Exora ini juga luas. Tidak dinafikan, kenderaan pada zaman dahulu direka dengan darjah penglihatan yang luas akibat daripada kekurangan sensor. Kekurangan Tidak dinafikan, Proton Exora agak sedap dipandu dan mudah dikendalikan. Walau bagaimanapun, stereng Proton Exora agak keras untuk dan mungkin pemandu Proton Exora tidak perasan tentang tangan mereka sudah menjadi sasa. Radius stereng juga agak kecil untuk sebuah MPV segmen C. Penggunaan minyak pula agak banyak, dengan ujian dunia nyata kami mencatatkan sebanyak liter / 100 km. Kurang berbaloi untuk pemanduan kerap dan rutin tetapi mungkin ada yang sudah biasa melakukannya. Bacaan yang tinggi tersebut adalah hasil daripada penggunaan enjin liter CamPro CFE berkuasa Turbo. Enjin ini mampu menimbulkan perbincangan yang berbeza-beza. Ketika Proton Exora pertama kali dilancarkan, ia dikuasakan oleh enjin CamPro CPS liter yang juga dipasang pada Proton Satria Neo dan Proton Waja. Generasi awal Proton Exora ternyata sangat lesu lalu keputusan untuk memasang turbo pada enjin CamPro CPS memberikan Proton Exora peningkatan kuasa yang sangat diperlukan. Peningkatan kuasa tersebut datang bersama kompromi banyak makan minyakβ dan bunyi enjin yang lebih bising. 2 perkara ini seolah-olah tidak dapat dielakkan dan mengurangkan keseluruhan pengalaman pemanduan. Satu lagi kekurangan Proton Exora adalah umurnya yang agak tua. Proton Exora masih mempunyai sistem infotainment dengan kawalan suara Hi Proton tetapi selain daripada itu, hampir kesemua aspek dalaman Proton Exora masih tersekat pada tahun 2009. Konsol tengah pada Proton Exora juga sangat rendah dan sedikit sukar untuk dicapai. Capaian tersebut menjadikan konsol tengah kurang praktikal untuk digunakan. Bagi ciri keselamatan pula, Proton Exora masih menggunakan 2 beg udara dan Kawalan Kestabilan Elektronik. Menerima nasib yang sama, ciri keselamatan Proton Exora masih tersekat pada tahun 2009. Kesimpulan Walaupun agak sukar untuk disyorkan, kami tahu bahawa terdapat permintaan yang agak tinggi untuk Proton Exora. Manakan tidak, Proton Exora masih mampu menjadi juara segmen walaupun selepas hampir 11 tahun dalam pasaran tanpa apa apa perubahan besar. Namun begitu, Proton Exora mungkin akan perlahan-lahan digugurkan dari barisan produk Proton tanpa sebarang pengganti. Petandanya ada pada saingan terdekat, Perodua Alza. Pengganti Perodua Alza adalah Perodua Aruz manakala Proton belum mempunyai sebarang model kenderaan 7 tempat duduk. Semoga panjang umur Proton Exora?
kelebihan dan kekurangan proton exora